Proses Melakukan Audit Internal dalam Manajemen Strategis

Daftar Isi:

Anonim

Dalam manajemen strategis, audit internal menentukan posisi organisasi dalam industrinya. Proses ini sangat penting untuk membangun dan mempertahankan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan, dan biasanya terdiri dari setidaknya satu, atau kombinasi dari, alat analisis yang berbeda.

Analisis Kesenjangan

Analisis kesenjangan adalah jenis audit internal yang mengukur kesenjangan antara situasi saat ini organisasi dan posisi yang diinginkan. Misalnya, ada kesenjangan antara status keuangan organisasi saat ini dan posisi keuangan yang diinginkan. Ini bisa disebabkan oleh layanan pelanggan yang buruk, angka penjualan atau produksi. Bergantung pada penyebab dan ukuran kesenjangan, para pemimpin organisasi akan mengembangkan tujuan strategis yang dirancang untuk menutupnya, seperti metode pelatihan baru atau menyimpan produk yang tidak dijual.

Analisis SWOT

Bagian umum dari proses manajemen strategis adalah untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman organisasi, atau SWOT. Kekuatan dan kelemahan adalah bagian dari proses audit internal, sementara peluang dan ancaman adalah karena pengaruh eksternal. Kekuatan mencakup aspek-aspek internal organisasi yang dapat dimanfaatkan oleh para pemimpin untuk membangun keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Kelemahan terdiri dari stresor internal yang menyelaraskan aktivitas operasional dengan pernyataan misi. Stresor ini dapat berkisar dari karyawan produksi yang kurang terlatih hingga mesin yang rusak. Analisis SWOT mengharuskan semua anggota manajemen, produksi, keuangan, pemasaran, penelitian dan pengembangan, dan tim fungsional lainnya untuk terlibat.

Budaya organisasi

Analisis budaya mengevaluasi budaya organisasi saat ini dan menentukan aspek apa yang harus diubah untuk mendukung tujuan strategis terbaik. Audit budaya sering mencakup survei karyawan untuk menganalisis persepsi pekerja apakah mereka diperlakukan secara adil oleh manajer atau dibayar secara adil dibandingkan dengan rekan kerja.

Kompetensi

Salah satu tujuan audit internal dalam manajemen strategis adalah untuk mengidentifikasi kompetensi inti dari suatu organisasi. Keberadaan kompetensi inti yang kuat adalah apa yang biasanya mengarahkan konsumen untuk memilih satu organisasi daripada yang lain. Misalnya, merek sepatu yang berhasil memasarkan produknya untuk membangun basis pelanggan yang loyal dapat mengenakan harga yang lebih tinggi daripada merek sepatu yang relatif tidak dikenal.